Riyadh,LiputanIslam.com-Menteri luar negeri Saudi pada Minggu malam (9/12) merilis statemen baru terkait kasus Jamal Khashoggi. Adel al-Jubeir menegaskan, Riyadh tak akan menyerahkan para tersangka pembunuh jurnalis tersebut kepada Ankara.

Menurut al-Jubeir, Riyadh tetap melanjutkan penyelidikan terkait pembunuhan Khashoggi. “Untuk itu, kami meminta Ankara menanggapi permohonan kami untuk menyerahkan info-info kasus ini ke Riyadh,”ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, menlu Saudi juga menyinggung krisis di Dewan Kerjasama Teluk (GCC). Ia mengatakan, krisis Qatar jangan sampai berdampak buruk kepada organisasi ini. Al-Jubeir mengatakan, pendirian Doha akan merugikan GCC.

“Para petinggi GCC menginginkan penguatan posisi organisasi ini. Persoalan yang muncul (terputusnya hubungan diplomatik Qatar dengan tiga negara anggota) harus diselesaikan di dalam organisasi, bukan di luar,”tandasnya.

Al-Jubeir juga melontarkan tuduhan kepada Iran. Menlu Saudi menuding Teheran menghalang-halangi pembentukan kabinet Lebanon yang diketuai Saad Hariri.

“Kami mendukung pembentukan pemerintah Lebanon oleh Hariri. Kami juga menolak peran ‘destruktif’ Iran dan Hizbullah,”pungkasnya. (af/alalam/fars)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*