Damaskus,LiputanIslam.com-Kemenlu Suriah mengecam pertemuan terakhir Liga Arab yang diadakan di Kairo, Minggu (19/11). Menurut kemenlu Suriah, organisasi ini telah menjadi alat yang dikendalikan syekh-syekh pemilik kilang minyak dan sangat merugikan bangsa-bangsa Arab. Semua ini dilakukan atas dikte dari para musuh Umat Islam.

Sumber di kemenlu Suriah menegaskan, kepentingan dan kemaslahatan negara-negara Arab tidak akan bisa diwujudkan dengan tindakan mencari-cari musuh demi memuaskan pihak asing dan Israel.

Damaskus berpendapat, pihak yang mendukung terorisme takfiri dan menggempur sesama saudara Arab di Yaman, tidak berhak untuk bicara soal keamanan nasional negara-negara Arab. Sebab mereka sendiri adalah ancaman nyata bagi kepentingan nasional Arab.

“Bangsa-bangsa Arab tahu soal konspirasi bernama ‘Arab Spring.’ Mereka juga menyaksikan pengorbanan Hizbullah dan Iran dalam memerangi terorisme serta menghadapi ekspansi Israel,”kata sumber tersebut, seperti dikutip SANA.

Deputi menlu Suriah juga mengecam sikap Liga Arab terhadap kelompok Hizbullah. “Liga Arab bukan lagi sebuah asosiasi, juga bukan Arab. Setiap keputusan yang diambil berdasarkan tekanan Israel, adalah keputusan yang tidak matang,”kata Faisal Mekdad.

Menurut Mekdad, siapa pun yang menuduh Hizbullah sebagai teroris, berarti dia adalah teroris itu sendiri. (af/alalam/fars)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL