Riyadh,LiputanIslam.com-Media-media mengabarkan, Saudi meminta agar para aktivis wanita tidak bicara soal izin mengemudi bagi kaum perempuan.

Pemerintah Saudi mengancam, jika para aktivis wanita menyampaikan pandangan terkait aturan ini, mereka akan ditindak tegas.

Menurut laporan Reuters, kendati keputusan raja Saudi yang membolehkan kaum wanita mengemudi dipuji-puji dan dianggap sebagai langkah maju di negara konservatif ini, namun sejumlah aktivis wanita diancam agar mereka bungkam terkait masalah ini.

Pemerintah Saudi sendiri membantah keras tuduhan yang dilayangkan kepada mereka ini.

Kantor berita Reuters mewawancarai empat wanita yang sebelum ini menentang larangan mengemudi bagi perempuan Saudi. Mereka mengaku dihubungi melalui telepon agar bungkam soal aturan baru ini.

Dua wanita lain mengklaim, sekitar 25 wanita juga mendapat telepon serupa.

Menurut Reuters, para analis dan aktivis berpendapat, pemerintah Saudi berusaha menghalangi aktivitas politik yang dilarang keras di negara monarki ini.

Mereka yang menjadi nara sumber Reuters baru bersedia diwawancarai jika nama mereka tidak dipublikasikan.

Seorang aktivis menyatakan, orang yang menghubunginya melalui telepon bicara secara blak-blakan.

“Dia menyuruh kami bungkam soal aturan izin mengemudi ini. Jika tidak, kami akan ditindak. Dia berkata,’Mulai sekarang, kalian bertanggung jawab atas semua hal yang dipublikasikan oleh kalian,’”pungkasnya. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL