Teheran, LiputanIslam.com – Kepala Kehakiman Iran Sadeq Amoli Larijani mengecam Arab Saudi atas permusuhan yang ditunjukkannya terhadap Iran. Ia menyebut bahwa Arab Saudi adalah ‘buruh’ Amerika Serikat (AS) dan Israel.

“Langkah-langkah tak logis dan jauh dari bijaksana yang diambil Riyadh tidaklah berdampak apapun, selain dari semakin melemahnya dunia Muslim, memberikan peluang yang lebih besar bagi arogansi dunia dan memperkuat aliran teroris,” ucapnya, seperti dilansir Farsnews, (12/1/2016).

“Sayang sekali, Saudi telah berubah menjadi buruh, yang melayani kepentingan Zionis dan AS,” tambahnya.

Larijani juga menggarisbawahi rezim Saui, yang beranggapan seolah-olah bahwa seluruh urusan negara-negara Islam ada di bawah pengawasan mereka. Menurut Larijani, Saudi sedang berilusi.

Sementara itu, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Iran Ali Shamskani meminta agar Saudi menghindari upaya-upaya yang memicu ketidakstabilan dan ketidakamanan di kawasan.

“Saudi harus memilih antara mendukung kelompok takffiri dan mendestabilisasi kawasan, atau memilih untuk membangun jalur interaksi yang konstruktif dan kemitraan yang nyata untuk membangun stabilitas dan keamanan,” ujarnya.

Shamskani menyebut bahwa Saudi melakukan sikap yang sangat agresif kepada Iran. Dan upaya Saudi untuk memobilisasi negara-negara Arab dengan alasan serangan terhadap kedutaan adalah sesuatu yang tidak konstruktif.

Seperti diketahui, Arab Saudi telah melakukan langkah-langkah terhadap Iran yang meningkatkan ketegangan di kawasan. Negara monarkhi ini memutuskan hubungan diplomatiknya dengan Iran pasca penyerangan yang dilakukan demonstran Iran terhadap Kedubes Saudi di Teheran, meskipun 40 orang yang terlibat dalam aksi tersebut telah ditangkap dan akan diadili.

Setelahnya, pesawat tempur Arab Saudi menargetken Kedubes Iran di Yaman, dan serangan itu melukai beberapa staf Iran yang bertugas. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL