Riyadh,LiputanIslam.com-Menurut laporan sejumlah media, menjelang kunjungan Donald Trump ke Saudi, Mohammed bin Nayef telah memberikan uang lebih dari 5 juta dolar kepada sebuah firma pelobi Amerika.

Dalam laporan yang dirilis Politico, Rabu (17/5), putra mahkota Saudi ini telah membayar 5,4 juta dolar ke firma SPG yang berhubungan dekat dengan tim Trump.

Sebagai imbalannya, firma yang bermarkas di Washington ini akan memberikan sejumlah pelayanan kepada Kementerian Saudi berupa humas, liputan media, dan konsultasi urusan umum.

Ini adalah kali pertama Kementerian Negara Saudi menjalin kesepatakan resmi dengan sebuah firma pelobi Amerika.

Tampaknya, langkah Bin Nayef ini berpangkal pada rivalitasnya dengan Mohammed bin Salman, wakil putra mahkota dan anak raja Saudi. Dua orang ini berupaya menjadi penguasa Saudi menggantikan Raja Salman. Kini Raja Salman telah berusia 81 tahun dan dikabarkan bahwa kondisi kesehatannya memburuk.

Pada pertengahan Maret lalu, Trump bertemu dengan Bin Salman di Gedung Putih. Pertemuan itu dihadiri Mike Pence (wakil presiden Amerika), Jared Kushner (menantu dan penasihat senior Trump), dan sejumlah pejabat lain.

Bin Salman juga menjalin kerjasama dengan firma-firma pelobi Amerika seperti Podesta Grup dan BGR.

Dalam beberapa bulan terakhir, berbagai lembaga pemerintahan Saudi banyak bekerjasama dengan firma-firma pelobi Amerika.

Menurut Rex Tillerson, menlu Amerika, tujuan kunjungan Trump ke Saudi adalah mewujudkan persatuan negara-negara Arab dengan Israel guna menghadapi Iran. (af/alalam/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL