kerry jubeirRiyadh, LiputanIslam.com — Arab Saudi menggertak Amerika Serikat (AS), bertekad akan menjual aset-aset dan surat berharga di AS senilai ratusan miliar dolar jika Kongress menyetujui “9/11 bill”. Yang dimaksud dengan “9/11 bill” adalah tagihan korban terorisme 9/11 yang bisa dituntut kepada pemerintah asing. Dalam peristiwa 9/11, pemerintah Saudi dianggap bertanggung jawab terhadap serangan tersebut.

Gertakan terhadap AS disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Saudi, Adel Al Jubeir, bulan lalu, saat ia berkunjung ke Washington. Al-Jubeir menyebut, negaranya akan menjual sekitar $750 surat berharga di AS, sebelum “9/11 bill” membahayakan posisi Saudi.

Di bawah hukum negara saat ini, negara-negara asing memiliki kekebalan dari gugatan pengadilan di AS. The Foreign Sovereign Immunities Act of 1976 adalah salah satu alasan mengapa keluarga korban terorisme 9/11 gagal untuk menyeret House of Saud yang dicurigai mendukung serangan secara finansial.

“Karena bangsa kita menghadapi jaringan teror baru dan yang menargetkan rakyat AS dalam skala yang lebih besar, maka menghentikan sumber pendanaan teroris adalah hal yang penting,” ujar Senator Cornyn.

Keterkaitan antara pelaku serangan terorisme dengan Saudi, menurut RT (16/4/2016), kemungkinan terdapat di dalam laporan Kongres pada tahun 2002 terkait peristiwa 9/11 yang berjumlah 28 halaman. Diduga, laporan tersebut mengungkapkan warga negara Saudi yang dibantu oleh House of Saud — melakukan serangan di gedung WTC dan Pentagon. Lima belas pembajak pesawat adalah warga negara Saudi, sementara dua pembajak berasal dari Uni Emirat Arab, dan masing-masing satu orang pembajak berasal dari Mesir dan Lebanon.

Hubungan antara Riyadh dan Washington disebut agak mendingin. Pasalnya, AS turut berpartisipasi dalam keberhasilan perundingan nuklir Iran tahun lalu, yang berdampak dicabutnya embargo internasional yang selama ini dikenakan terhadap Iran. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL