Doha,LiputanIslam.com-Wakil khusus menlu Qatar menyatakan, tindakan Saudi dan UEA terhadap Doha telah menarik perhatian dunia kepada sejarah memalukan mereka. Hal ini disampaikan Mutlaq al-Qahtani dalam artikelnya yang berjudul “Qatar Will Not Be Intimidated.” Artikel ini dimuat dalam harian terbitan Amerika, The Wall Street Journal.

“Jika Saudi dan UEA, sebagai dua negara yang memimpin perundungan atas Doha, berharap bisa membuat Qatar menyerah, mereka telah gagal. Dua negara ini juga gagal menjatuhkan citra Qatar dan memperbaiki martabat mereka. Bila Saudi dan UEA bertujuan memperkuat hubungan dengan Amerika dan menjatuhkan Qatar dengan cara ini, berarti tujuan mereka pun tidak terwujud,”tulis al-Qahtani.

Menurutnya, blokade yang dilakukan Saudi dan UEA terhadap Qatar justru mengingatkan dunia akan sejarah memalukan mereka. Dia menulis,”Jika Riyadh mengklaim Doha diblokade atas tuduhan mendukung kelompok teroris dan radikal, maka Riyadh harus tahu bahwa mereka gagal meredam radikalisme para warganya.”

Al-Qahtani mengingatkan bahwa 15 pelaku serangan 9/11 adalah warga Saudi. Dia menambahkan, ribuan warga Saudi juga mengangkat senjata untuk bergabung dengan ISIS.

Terkait UEA yang mengaku sebagai sekutu terbaik Amerika di kawasan, al-Qahtani menyatakan bahwa rapor mereka tidak lebih baik dari Saudi. Dia menyatakan,”Dua warga UEA dinyatakan terlibat dalam pembajakan pesawat pada 11 September. Laporan komite serangan 11 September juga mengabarkan, serangan ini mendapat dukungan dari UEA yang merupakan pusat pencucian uang di dunia.” (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL