Komandan IranTeheran, LiputanIslam.com— Komandan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Angkatan Darat Brigadir Jenderal Mohammad Pakpour menuduh Arab Saudi sebagai dalang di balik serangan terorisme yang menargetkan Iran.

“Iran telah menangkap teroris, yang mengakui bahwa mereka berafiliasi ke Arab Saudi. Rezim Kerajaan tersebut berusaha keras untuk menciptakan ketidak-amanan di Iran,” kecamnya, seperti dilansir Press TV, (11/4/2016).

“Saat ini, Arab Saudi dan negara lainnya seperti Uni Emirat Arab mengorganisir teroris, dan alasan mengapa tidak ada teroris yang berhasil mengacukan Iran adalah karena komitmen dan kesiapan kami,” tambahnya.

Pada hari Senin, Kepala Komandan Angkatan Darat Jenderal Hamid Reza Pourdastan mengatakan bahwa ada dua anggota ISIS yang menyusup ke perbatasan Iran pada bulan Maret, namun mereka telah ditumpas di perbatasan.

“Kami memiliki informasi intelejen tentang kelompok teror ini, dan kami akan bergerak sedari dini. Kami juga akan menggelar latihan militer dengan sandi Nabi Muhammad Saw di wilayah tenggara Iran.”

Latihan militer akan diadakan di provinsi Sistan-Baluchestan, Kerman, dan Hormozgan pada 12-14 April 2016. Menurutnya, latihan militer bertujuan untuk mempertahankan kesiapan militer IRGC untuk menghadapi ancaman keamanan, serangan terorisme, dan memastikan peningkatan keamanan di wilayah tersebut.

Packpour juga menggarisbawahi pentingnya peran yang dilakukan IRGC di Suriah. “Jika kami tidak melawan teroris di Suriah, maaka kami harus melawan teroris di tanah kami. Untuk itu, Iran juga telah mengirimkan pasukan khusus untuk Suriah dalam misi sebagai penasihat. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL