Sana’a,LiputanIslam.com—PBB melaporkan bahwa Arab Saudi telah memblokir akses bahan bakar ke pesawat-pesawat yang mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk warga Yaman di Ibu Kota Sana’a.

Direktur PBB untuk Pembangunan, Auke Lootsma, mengatakan pada Selasa (2/8) bahwa dua pesawat yang mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Ibu Kota Sana’a dari Amman dan Djibouti, kini tidak dapat beroperasi lagi akibat kekurangan bahan bakar.

“Kami kesulitan mendapatkan izin dari koalisi militer pimpinan Saudi dan pemerintah Yaman untuk mendapatkan bahan bakar pesawat,” ucapnya.

Bahan bakar seharusnya tiba di Ibu Kota Sana’a, melalui pelabuhan Aden yang saat ini dikuasai oleh Riyadh.

Arab Saudi telah berulang kali dianggap memblokir bantuan kemanusiaan yang datang ke Yaman.

Selain itu, Lootsma juga mengungkapkan situasi Yaman yang semakin suram. Tak hanya kolera, bahkan penyakit meningitis sudah mulai terdeteksi di Yaman. Meningitis merupakan infeksi pada meninges (selaput pelindung) yang menyelimuti otak dan saraf tulang belakang. Ketika meradang, meninges membengkak karena infeksi yang terjadi. Penyakit ini juga bisa menyebabkan rusaknya sistem saraf dan otak.

Arab Saudi telah memimpin agresi militer melawan Yaman untuk menegakkan kembali kepemimpinan mantan presiden Yaman, Abd Rabbuh Mansur Hadi, serta menghancurkan gerakan Houthi Ansarullah Yaman. Kampanye militer tersebut telah menyebabkan kerusakan infrastruktur yang sangat fatal dan meninggalnya 12.000 warga Yaman, termasuk perempuan dan anak-anak. (fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL