Riyadh,LiputanIslam.com-Stasiun televisi al-Jazeera mengabarkan, Saudi berupaya menyeret Iran ke dalam berkas hukum di AS, yang menyelidiki peran Riyadh dalam peristiwa serangan 11 September 2001.

Menurut al-Jazeera, para kuasa hukum Saudi menuduh Iran juga terlibat dalam serangan 11/9. Mereka menuntut agar Iran juga diinvestigasi dalam kasus ini.

Dalam surat pengaduan Dillaber yang disusun tanggal 9 Maret, Kementerian Intelijen dan Keamanan Iran dan Saudi dituding mendukung 19 pembajak pesawat yang menabrak gedung WTC New York. 15 orang dari para pembajak ini merupakan warga Saudi.

Dalam surat pengaduan itu diklaim bahwa Iran, Hizbullah, danl a-Qaeda membentuk komite untuk mengawasi operasi bersama melawan AS.

Namun, di lain pihak, Komisi 11 September-yang dibentuk usai serangan untuk menyelidiki pelaku teror- tidak menemukan bukti-bukti atas keterlibatan Iran dalam kejadian ini.

Iran juga dituduh melatih para teroris al-Qaeda, meski latihan ini tidak mencakup mereka yang terlibat dalam 11/9. Para pengadu mengklaim, ‘dukungan Iran kepada al-Qaeda’ sudah cukup untuk menyebut Teheran sebagai pihak yang bertanggung jawab.

Kongres AS pada tahun2016 mengesahkan sebuah undang-undang bernama JASTA (Justice Against Sponsors of Terrorism Act). UU ini menghapus kekebalan hukum dari negara-negara asing yang diduga terlibat dalam aksi terorisme terhadap warga AS. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*