Pyongyang,LiputanIslam.com-Harian AS, Wall Street Journal (WSJ), menyatakan, saudara tiri Kim Jong-un (pemimpin Korut) yang dibunuh dua tahun lalu adalah seorang agen CIA. Kim Jong-nam disebut-sebut melakukan sejumlah pertemuan pejabat AS.

Dalam wawancara dengan sumber-sumber terpercaya, WSJ melaporkan bahwa Jong-nam menjalin hubungan dengan CIA.

Sumber WSJ mengatakan, AS tetap bungkam soal hubungan Jong-nam dengan CIA setelah dia dibunuh di Malaysia.

Meski demikian, tiga bulan setelah terbunuhnya Jong-nam, yaitu pada Mei 2017, harian Jepang Asahi Shimbun, mengabarkan bahwa Jong-nam bertemu dengan seorang warga keturunan AS-Korea di Malaysia. Orang itu disebut-sebut sebagai agen CIA.

Anna Fifield (jurnalis Washington Post) dalam bukunya, The Great Successor, juga menyatakan bahwa saudara tiri Jong-un itu adalah agen CIA.

Menurut WJS, para pejabat AS meyakini bahwa Jong-nam menyimpan sejumlah dokumen rahasia di kediamannya di laur Korut. Jong-nam sendiri selama bertahun-tahun menetap di kota Macau di pesisir selatan Tiongkok,

Jong-nam diracuni oleh dua wanita pada 13 Februari 2017 saat menunggu pesawatnya di bandara Malaysia. Dia langsung meregang nyawa usai diracun.

Belakangan diketahui bahwa dia disuntik dengan racun saraf VX. Racun ini dikenal sebagai salah satu bahan kimia paling mematikan di dunia. (af/alalam/irna)

Baca:

Korsel Terbukti Berbohong, Ternyata Negosiator Korut Tidak Dibunuh

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*