Berlin,LiputanIslam.com-Di tengah upaya pasukan Irak merangsek menuju perlintasan Irak-Turki untuk mempersempit pengaruh Masoud Barzani, saudaranya dikabarkan bertemu dengan pejabat Israel di Berlin.

Dilshad Barzani dilaporkan menemui Akram Hasson (wakil Arab di parlemen Israel dari partai Kulanu dan Kadima), Mundzir al-Shafadi (tokoh Suriah yang dekat dengan Israel), dan Bakhteyar Ibrahim (ketua organisasi internasional persahabatan Kurdistan dan Israel).

Al-Shafadi dikenal sebagai broker kesepakatan-kesepakatan Rezim Zionis di Suriah. Dia menyebut dirinya sebagai ketua pusat diplomasi dan studi internasional Shafadi di Tel Aviv. Pertemuan di Berlin itu diatur oleh al-Shafadi dan disebutnya sebagai “pertemuan bersejarah.”

“Meski pertemuan ini akan membuat marah para musuh kita, namun ini langkah penting demi mewujudkan aspirasi warga Kurdistan,”ujar al-Shafadi.

Hasson juga menyatakan, Israel mendukung hak Kurdistan untuk memisahkan diri dari Irak. Menurutnya, tak satupun operasi militer yang bisa melemahkan semangat warga Kurdi untuk merdeka.

Hasson mengklaim, Iran tengah berupaya menanamkan pengaruh “Persia” di kawasan yang disebutnya sebagai “Bulan Sabit Syiah.” Dia menyatakan, Israel dan Kurdistan harus melawan upaya Iran untuk menghancurkan mereka.

Dalam pertemuan itu, Dilshad Barzani mengatakan,”Hubungan kami dengan Israel tidak dimulai hari ini dan tidak akan berakhir besok. Kami tak mengizinkan siapa pun merusak hubungan lama kedua belah pihak.”

Dilshad juga menyesalkan Amerikan dan negara-negara ‘bebas’ lain yang hanya ‘bungkam’ dan tidak mendukung upaya Kurdistan memerdekakan diri. (af/alalam/mehr)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL