Washington,LiputanIslam.com-Bernie Sanders (senator senat AS) menyatakan, jika Tel Aviv masih bersikeras melarang dua anggota kongres AS Ilhan Omar dan Rashidah Tlaib mengunjungi Tanah Terjajah, seharusnya mereka tidak menerima bantuan dari Washington lagi.

Hal ini disampaikan Sanders saat diwawancarai MSNBC sehari usai Israel memutuskan untuk melarang kunjungan wakil Minnesota dan Michigan tersebut.

Baca: Israel Larang Dua Wanita Muslim Anggota Kongres Mengunjungi Yerusalem

Tel Aviv beralasan, Omar dan Tlaib dicekal lantaran mereka mendukung gerakan BDS (Boycott, Divestment, Sanctions) atas Rezim Zionis.

“Gagasan bahwa anggota kongres AS tidak bisa mengunjungi tempat yang diberi bantuan milyaran dolar oleh kita, jelas-jelas merupakan sebuah penghinaan,”kata Sanders.

“Jika Israel tidak mau kunjungan anggota kongres untuk mendapat informasi dari tangan pertama soal kondisi di sana, maka dengan hormat mereka jangan menerima milyaran dolar dari kita,”lanjutnya.

Sanders juga mengecam Israel yang mengikuti sikap Donald Trump dalam mencekal Omar dan Tlaib.

Sebelum ini, Trump kepada para penasihatnya mengatakan, dia berpendapat bahwa Benyamin Netanyahu harus menggunakan UU antisanksi Israel untuk melarang kunjungan Omar dan Tlaib.

Ini bukan kali pertama Sanders mengusulkan untuk menggunakan bantuan AS sebagai sarana menekan Rezim Zionis.

Dia sendiri mengaku mendukung eksistensi Israel dalam perdamaian dan keamanan. Namun ia juga kerap mengkritik pemerintahan Netanyahu dan menyatakan dukung untuk warga Palestina. (af/alalam/fars)

Baca Juga:

Komandan AL Iran ke AS: Pergi atau Rasakan Hinanya Kekalahan

Gelap Mata, AS Jatuhkan Sanksi atas Kru Grace 1

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*