SAA dan HizbullahAleppo, LiputanIslam.com – Pasukan Suriah melakukan operasi militer yang masif di Aleppo, dan berhasil menumpas lebih dari 250 teroris Jabhat Al Nusra.

“Sejak tanggal 3 April, beberapa posisi Jabhat Al Nusra di Aleppo diserang oleh pasukan pemerintah. Selain berhasil menewaskan ratusan teroris, dua tank juga berhasil dihancurkan,” ujar Jenderal Sergei Kuralenko, seperti dilansir Al Alam (12/4/2016).

Jabhat Al Nusra juga harus menghadapi serangan dari rivalnya, yaitu ISIS di kawasan Aleppo utara. ISIS melancarkan serangan ofensif pada Al Nusra dan kelompok teroris lainnya pada Senin, yang menyebabkan militan Al Nusra harus mundur dari kota dan bertahan di pedesaan dekat perbatasan Turki.

Seperti diketahui, kerap terjadi bentrokan antara ISIS dengan Al Nusra, Ahrar Al Sham, dan Free Syrian Army untuk memperebutkan kota Al Rai dan 10 desa lainnya, seperti Tal Safer, Qantarah, Qarah, Quz, Qasajik, dan Tata.

Intensifnya pertikaian antara ISIS dan rival-rivalnya menyebabkan jumlah tewasnya para militan ini meningkat.

Sementara itu, Russian Command Center di Suriah menyatakan bahwa Al Nusra memiliki sekitar 10.000 anggota di Aleppo. Saat ini, pemerintah Suriah belum memiliki agenda untuk menyerang Aleppo besar-besaran, dan fokus kepada pencegahan upaya blokade di utara Suriah terlebih dahulu.

Menurut Perdana Menteri Suriah Wael Al Halqi, pasukan Suriah yang didukung oleh pasukan Rusia, memang memiliki target ingin merebut Aleppo kembali dan merancang strategi yang matang. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL