Moskow,LiputanIslam.com-Moskow membantah kabar burung yang dipublikasikan media-media Israel, yaitu terkait kemungkinan pemindahan jasad mata-mata terkenal Rezim Zionis dari Suriah ke Rusia.

Berita ini dilansir oleh situs i24, namun situs Israel ini belum menjabarkan detail-detailnya.

Pada hari Senin lalu (15/4), media-media Rezim Zionis mengutip kabar yang belum terkonfirmasi dari sejumlah sumber, bahwa ada kemungkinan jasad Eli Cohen akan dibawa ke Rusia dari Suriah untuk diserahkan kepada Tel Aviv.

Cohen merupakan anggota dinas intelijen Israel, yang pada dekade 1960 dan 1970 menyamar sebagai orang Suriah, sehingga bisa menyusup hingga jajaran tinggi kementerian pertahanan Suriah. Agen yang dikenal dengan sandi 566 ini membocorkan info-info rahasia tentara Suriah ke Tel Aviv melalui sebuah radio.

Setelah terbongkar bahwa Cohen adalah agen Mossad, akhirnya dia dihukum gantung pada tahun 1965 di alun-alun utama Damaskus. Selama perang Enam Hari pada 1967, Israel mengandalkan informasi-informasi yang kebanyakan dibocorkan oleh Cohen.

Seksi pengawasan atas media-media Israel menyetujui pemberitaan soal kemungkinan dikembalikannya jasad Cohen dari Rusia ke Tel Aviv. Namun Rezim Zionis belum mengkonfirmasi kabar ini secara resmi.

Salah satu tanda yang memperkuat spekulasi kebebenaran rencana ini adalah kabar ditemukannya jam tangan dan sejumlah barang pribadi milik Cohen.

Pada bulan lalu, Rusia dikabarkan telah mengembalikan sisa-sisa jasad Zachary Baumel ke Tel Aviv. Baumel adalah serdadu Israel yang tewas dalam serangan Zionis ke Lebanon dan Suriah pada tahun 1982. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*