Moskow,LiputanIslam.com-Kantor berita Reuters melaporkan, Kremlin membantah keras tuduhan serangan cyber para peretas Rusia ke Jerman.

Dmitry Peskov, juru bicara Istana Kremlin, dalam konferensi pers Jumat (2/3), menegaskan bahwa tuduhan ini dilayangkan kepada Rusia tanpa ada satu pun bukti.

“Kami prihatin karena setiap serangan cyber di dunia selalu dikaitkan dengan para peretas Rusia, sebab semua tuduhan ini selalu tak didukung bukti jelas,”kata Peskov.

Jerman pada hari Rabu (28/2) mengumumkan, jaringan komputer pemerintah telah diserang para hacker. Media-media Jerman mengklaim, serangan ini dilakukan sebuah kelompok peretas asal Rusia bernama APT28.

Sebelum ini, AS juga melontarkan tuduhan serupa kepada Rusia. Melalui sebuah statemen resmi, Rusia dituduh sebagai dalang serangan cyber pada Juni 2017. Serangan cyber itu melanda sejumlah negara di Eropa, Amerika, dan Asia.

Gedung Putih mengklaim, serangan yang dinamakan ‘NotPeya’ itu menyebar dengan cepat ke seluruh penjuru dunia, sehingga menyebabkan kerugian milyaran dolar di Eropa, Asia, dan Amerika.

Rusia sendiri berkali-kali membantah keterlibatannya dalam serangan cyber yang dituduhkan kepadanya.

Tuduhan serangan cyber terhadap Rusia ini dilontarkan Gedung Putih, di saat isu intervensi Moskow pada pilpres 2016 dan tuduhan persekongkolan tim kampanye Trump dengan Rusia masih banyak dibicarakan di Amerika. Penyelidikan terkait masalah ini masih terus berjalan hingga sekarang. (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*