Washington,LiputanIslam.com-Pihak Rusia memberi tanggapan atas sanjungan komandan angkatan udara AS terhadap kemampuan jet F-35 mereka.

Dilansir dari Air Force Times, kedubes Rusia di AS melalui Twitter mengunggah cuitan,”Jika Rusia melihat sebuah F-35 di teritori udaranya, kami akan mengirim pesan berisi dua kata kepada Jenderal Dave Goldfein: ‘ingatlah Vietnam.’”

Dalam tweet lainnya, kedubes Rusia mencuit,”Jet F-35 tak akan pernah sendirian.”

Tanggapan Rusia melalui Twitter ini disertai klip pendek peluncuran sebuah rudal darat ke udara, yang merupakan peringatan terhadap pernyataan Goldfein di Institut Brookings pada Selasa pekan lalu.

Saat itu, komandan AU AS mengatakan,”Tiap kali China, Rusia, atau musuh AS lain di dunia melihat sebuah F-35 di wilayah mereka …kami akan mengirim pesan kepada mereka: kami ada di sini.”

“Terlihatnya sebuah F-35, yang tampaknya mustahil terjadi, berarti bahwa mereka (musuh AS) tidak pernah sendirian (selalu diawasi). Operasi ini adalah bagian dari misi gabungan sebuah tim infiltrasi,”lanjut Goldfein.

Goldfein membanggakan kemampuan F-35 di saat Rusia juga telah mengembangkan jet tempur generasi kelimanya dengan nama Sukhoi-57. Seperti halnya F-35, Sukhoi-57 juga dirancang untuk mengungguli musuh dalam pertempuran udara dan laut.

Vladimir Putin dalam pidatonya di majelis federal Rusia pekan lalu menegaskan, AS harus segera menarik kebijakan-kebijakannya yang tidak konstruktif.

“Penempatan rudal-rudal AS di Eropa adalah ancaman besar untuk keamanan Rusia dan dunia,”kata Putin.

Media Rusia pada hari Minggu (24/2) mengancam, Rusia bisa menargetkan markas-markas penting AS, termasuk Pentagon dan Camp David, dengan serangan misil hanya dalam lima menit. (af/alalam/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*