Moskow,LiputanIslam.com-Wakil Rusia di Badan Energi Atom Internasional (IAEA) merespon pengayaan uranium Iran sebanyak 4,5 persen.

“IAEA melaporkan bahwa level pengayaan uranium Iran telah mencapai 4,5 persen. Pengayaan uranium sesedikit ini sama sekali tak berkaitan dengan persenjataan nuklir,”cuit Mikhail Ulyanov dalam laman Twitter, Selasa (9/7).

“Tiap anggota IAEA bisa mencadangkan uranium yang dikayakan dengan kadar ini tanpa ada batasan. Pengawasan ketat internasional tidak membahayakan penyebaran (senjata nuklir),”imbuhnya.

Baca:  Iran Sebut Kemungkinan Pengayaan Uranium Hingga 20%

Sergey Lavrov (menlu Rusia) pada hari Selasa kemarin juga menegaskan, peningkatan level pengayaan uranium Iran bukan merupakan pelanggaran piagam IAEA.

Pada hari Senin lusa, seorang juru bicara IAEA mengumumkan, Yukiya Amano (sekjen IAEA) mengabarkan bahwa para inspektur badan ini pada 8 Juli telah mengkonfirmasi bahwa Iran sedang mengayakan uranium lebih dari level 3,67 persen.

Seiring berakhirnya tenggat waktu 60 hari yang diberikan Teheran kepada Eropa untuk berkomitmen kepada JCPOA, Iran pada hari Minggu (7/7) mengumumkan langkah kedua mereka dalam mengurangi komitmennya di kesepakatan nuklir.

Usai keluarnya AS dari JCPOA, Iran bersabar selama setahun dan menunggu Eropa menunaikan janji mereka terkait solusi perdagangan dengan Teheran. Namun Eropa tidak melakukan apa pun dalam waktu satu tahun itu.

Akhirnya Iran dalam dua tahap mengumumkan, pihaknya tidak akan berkomitmen pada cadangan 300 kg uranium dan level pengayaan 3,67 persen. Pengurangan komitmen Teheran ini sesuai dengan butir 26 dan 36 JCPOA, sehingga Iran tak bisa dituduh telah melanggar kesepakatan nuklir. (af/alalam)

Baca Juga:

IRGC Ancam Hancurkan Kapal Induk AS

Mesir Menahan Kapal Tanker Minyak Iran di Terusan Suez

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*