Astana,LiputanIslam.com—Rusia menegaskan seruannya untuk militer AS agar segera angkat kaki dari Suriah. Sebab, hadirnya militer AS di Suriah tidak memiliki alasan yang substansial dan kehadiran mereka di negara itu harus segera diakhiri.

“Berbagai alasan yang dimunculkan oleh Amerika untuk memperlama kehadiran militer mereka di Suriah hanyalah omong kosong dan menurut kami, kehadiran mereka harus segera diakhiri,” ucap Alexander Lavrebtiev, utusan Presiden Rusia untuk Suriah, dalam perundingan damai di Astana.

Lavrentiev telah tiba di Astana, Kazakhstan, pada Kamis (21/12) untuk menghadiri perundingan damai Suriah, bersama dengan utusan beberapa negara lainnya seperti Turki dan Iran.

Seruan ini bukan kali pertama dikeluarkan pemerintah Rusia. Rusia melihat hadirnya militer AS di Suriah tidak memiliki tujuan yang penting. Kini, kelompok ISIS telah kehilangan sebagian besar wilayah kekuasaan mereka di Suriah.

Walaupun begitu, AS menolak untuk menarik pasukannya dari Suriah.

“Kami akan terus teguh pada komitmen untuk mendukung patner-patner kami dan mencegah kembalinya kelompok teroris,” ucap jubir Pentagon, Eric Pahon.

Sejak konflik Suriah dimulai pada 2011 silam, sebanyak 400.000 orang telah kehilangan nyawanya. Berdasarkan keterangan PBB, musibah ini memicu terjadinya krisis pengungsi terburuk sejak perang dunia ke II. (fd/Newsweek)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*