Moskow,LiputanIslam.com-Menteri Luar Negeri Rusia menyatakan, Moskow siap mengkaji resolusi Dewan Keamanan PBB terkait gencatan senjata di Suriah.

Sergei Lavrov dalam konferensi pers Kamis kemarin (22/2) berpendapat, gencatan senjata tidak boleh meliputi kelompok-kelompok teroris. “Kami telah menyarankan Jabhat al-Nusra untuk meninggalkan Ghouta Timur, namun mereka menolak,”kata Lavrov, seperti dilansir Sputnik.

“Al-Nusra dan ISIS tidak boleh masuk dalam draft resolusi gencatan ini,”tambahnya.

Lavrov menyesalkan sikap negara-negara Barat yang sepertinya enggan menyingkirkan ISIS dari sistem gencatan senjata. Ini menimbulkan banyak pertanyaan, kata dia.

“Ada sejumlah faktor yang membuat kami berpikir, Suriah adalah target utama dari rencana gencatan senjata ini. Ada pihak-pihak yang ingin mengesankan pemerintah Damaskus sebagai pihak yang bertanggung jawab (atas krisis di Ghouta). Namun mereka sendiri menolak saran-saran perbaikan yang dilontarkan Rusia.”

“Seharusnya perundingan Jenewa diawali berdasarkan kesuksesan yang diraih dialog nasional Suriah di Sochi. Kami khawatir, gencatan senjata ini bertujuan menjadikan Suriah sebagai tertuduh dan memberikan dukungan kepada teroris,”pungkas Lavrov. (af/isna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*