London,LiputanIslam.com-Dubes Rusia di Inggris menyatakan, London telah membuang dokumen-dokumen terkait serangan kimia kepada seorang mantan agen ganda beberapa waktu lalu. Namun anehnya, kata Alexander Yakovenko, London masih tetap menuduh Moskow sebagai dalang serangan tersebut.

Sergey Skripal beserta putrinya (33 tahun) ditemukan tak sadarkan diri di sebuah pusat perbelanjaan di Salisbury, Inggris, pada 4 Maret lalu. Pemerintah Inggris langsung menuduh Rusia terlibat dalam kejadian tersebut.

Moskow sendiri membantah keras keterlibatanya dalam keracunan yang dialami Skripal.  Rusia meminta dari Inggris untuk membentuk tim gabungan untuk menginvestigasi peristiwa tersebut. Meski demikian, London tidak bersedia menunjukkan bukti-bukti dan enggan bekerjasama dengan Moskow.

Kini, berdasarkan laporan Sputnik, Rusia mengabarkan bahwa Inggris telah membuang dokumen dan bukti-bukti yang ada di TKP.

Yakovenko mengatakan, sejumlah detektif Rusia bersiap menuju Inggris untuk melakukan penyelidikan gabungan bersama rekan-rekan sejawat Inggris mereka.

Sebagai tanggapan atas serangan yang dituduhkan terhadap Rusia ini, Inggris, AS, dan banyak dari sekutu Barat mereka mengusir para diplomat Negeri Beruang Merah. Rusia pun bereaksi dengan melakukan hal serupa dan mengusir para diplomat Barat dari Moskow. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*