NewYork,LiputanIslam.com-Duta Rusia di PBB kembali menegaskan kehadiran legal Iran di Suriah.  Vasily Nebenzya mengatakan, keberadaan Iran atas permintaan Damaskus dan sesuai dengan hukum internasional.

“Kalian tidak bisa mengingkari masalah ini. Suka atau tidak, keberadaan Iran di Suriah adalah legal. Soal apa peran yang dimainkan Iran dan apa dampak keberadaan Iran atas kawasan, itu adalah masalah lain,”kata Nebenzya.

“Sudah sejak lama Iran menyatakan kesiapannya untuk membahas masalah regional dalam bingkai yang lebih luas. Banyak negara yang menuduh Iran mengacaukan stabilitas di kawasan. Iran berkata,’Kami siap membahas masalah ini. Tapi ada pihak lain yang tidak menyetujuinya.’ Rusia siap berdialog tentang peran kekuatan-kekuatan regional di kawasan Teluk (Persia) atau Timteng.”

Nebenzya menyebut Iran sebagai salah satu kekuatan regional dan memiliki kepentingan-kepentingan absah di kawasan. Ia berkata,”Kalian tidak bisa mengusir Iran dari kawasan. Kepentingan-kepentingan mereka harus diperhitungkan. Sebab itu, berdialoglah dengan Iran, bukan dengan menuduh mereka.”

Saat ditanya tentang keberadaan AS di Suriah, wakil Rusia menjawab, Moskow memandang bahwa kehadiran AS di Suriah adalah ilegal. Meski keberadaan AS adalah sebuah kenyataan, tapi tetap saja mereka pada akhirnya harus angkat kaki dari Suriah.

“AS mengaku berada di Suriah untuk menumpas sisa-sisa teroris. Namun kami menduga, Washington memiliki rencana-rencana lain,”tandas Nebenzya. (af/alalam/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*