Moskow,LiputanIslam.com—Rusia telah menolak sanksi yang diberikan AS kepada Iran, terkait pengembangan sistem rudal yang dikembangkan oleh Republik Islam tersebut. Kemenlu Rusia di Moskow menegaskan pada Sabtu (22/9) bahwa mengembangkan program rudal adalah hak Iran sebagai negara yang berdaulat.

Komentar ini disampaikan oleh kemenlu Rusia sebagai respon atas desakan AS yang hendak menegosiasikan kembali isu nuklir Iran dan program pengembangan sistem rudal balistik.

Seorang Deputi kemenlu Rusia, Sergei Ryabkov, menegaskan pendirian negaranya untuk tetap mendukung pengembangan sistem rudal yang dilakukan oleh Iran. “Semua isu terkait hal ini seharusnya dijauhkan dari tekanan ekonomi dan politik,” ucapnya.

Meski begitu, Rusia tetap membuka pintunya apabila Tehran mau merundingkan persoalan ini. “Jika AS beserta sekutunya di satu sisi dan Iran serta yang lainnya di sisi lain bersedia untuk melakukan perundingan, maka kami pastikan akan menjadi posisi yang netral. Tetapi kami pastikan, masalah ini tidak akan terselesaikan melalui tekanan ekonomi atau politik, terlebih militer,” tegasnya. (fd/Memo)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*