Moskow,LiputanIslam.com-Menteri energi Rusia pada hari Minggu (17/3) mengkritik embargo AS atas Iran dan Venezuela. Alexander Novak menyebut embargo itu berdampak negatik atas pasar minyak dunia.

Dilansir dari Reuters, Novak berpendapat, embargo tersebut telah mempersulit perencanaan jangka panjang untuk pasar minyak, juga membuat para investor kebingungan.

Ditujukan kepada OPEC, Novak menyarankan agar organisasi ini memerhatikan dampak-dampak embargo dalam perencanaan-perencanaannya.

Menteri energi Rusia menyatakan, embargo menyebabkan kesulitan perencanaan walau hanya untuk beberapa bulan sekalipun. Tanpa menyebut AS, Novak mengatakan,”Negara yang tengah menjatuhkan sanksi dan embargo atas negara-negara lain, kini berusaha untuk menjual produknya kepada pihak lain.”

Dalam beberapa tahun terakhir, berkat teknologi “Shell,” AS mampu meraih swasembada minyak. Bahkan ada prediksi bahwa dalam beberapa bulan mendatang,  AS akan melampaui Saudi dan menjadi pengekspor minyak mentah terbesar di dunia.

Mike Pompeo (menteri luar negeri AS) dalam konferensi energi di Sarawak, Malaysia, pada pekan lalu, secara terang-terangan meminta negara-negara Eropa dan Asia Timur untuk mengimpor energi dari AS, alih-alih dari negara-negara seperti Iran, Venezuela, dan Rusia. (af/alalam/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*