Moskow,LiputanIslam.com-Kemenhan Rusia mengutuk keras tuduhan keterlibatan Moskow dalam kecelakaan pesawat komersil Malaysia di Ukraina tahun 2014 lalu.

Kemenhan Rusia menyebut hasil investigasi Bellingcat sebagai salah satu dari pemikiran semipenyelidik Inggris, demikian dilansir Sputnik.

Menurut Rusia, investigasi tersebut lebih banyak didasari bukti palsu dan lama, yang dilacak dari percakapan radio orang-orang tak dikenal. Percakapan ini dipublikasikan biro keamanan Ukraina pada 18 Juli 2014 (sehari usai terjadinya kecelakaan).

Kemenhan Rusia menegaskan, para perwira yang disebut-sebut dalam laporan Bellingcat sudah dipecat jauh sebelum terjadinya kecelakaan tersebut dan aktivitas mereka saat ini tidak diketahui Moskow.

Moskow menyatakan bahwa ini adalah sebuah propaganda yang terkoordinasi, dan tujuan para pembuatnya bukan untuk menyingkap kebenaran, juga bukan untuk membantu para kerabat korban MH17.

Para penyelidik Bellingcat tidak hanya dituding menggunakan bukti-bukti palsu, tapi juga secara tidak langsung terlibat dalam gerakan anti-Rusia.

Dalam laporan penyelidikan ini disebutkan,”Rudal yang mengenai pesawat berasal dari sebuah pangkalan militer Rusia dan ditembakkan dari sistem pertahanan antirudal BUK. Semua alat transportasi yang mengangkut rudal ini juga milik tentara Rusia.” (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*