London,LiputanIslam.com-Kedubes Rusia di London membantah tuduhan Guardian terkait pendiri situs Wikileaks. Media Inggris ini mengklaim, kedubes Rusia berupaya melarikan Julian Assange dari kedubes Ekuador di London.

“Tuduhan itu tidak sesuai realita. Para staf kedubes Rusia tak pernah berunding dengan siapa pun untuk mengeluarkan Assange dari kedubes Ekuador,”demikian disebutkan dalam statemen kedubes Rusia.

Guardian pada hari Jumat (21/9) mengklaim, para diplomat Rusia di tahun lalu berunding dengan orang-orang dekat Assange soal rencana pelarian ke Rusia.

Berdasarkan laporan ini, kedubes Ekuador berencana memindahkan Assange ke kedubes Rusia dengan kendaraan diplomatik. Kemudian persiapan untuk melarikan Assange ke Rusia dilakukan dari sana. Meski demikian, rencana ini tidak bisa diwujudkan, karena London menolak permohonan Ekuador untuk memberikan status diplomat kepada Assange.

Selain menepis klaim Guardian, kedubes Rusia juga mengingatkan, bahwa berdasarkan etika jurnalistik, semestinya harian ini terlebih dahulu meminta konfirmasi dari pihak kedubes.

Assange telah tinggal di kedubes Ekuador sejak 2012 lalu. Dia juga telah mendapatkan kewarganegaraan negara ini.

Washington menuntut agar pemilik Wikileaks ini dideportasi dari London atas tuduhan membocorkan dokumen-dokumen rahasia AS. Namun Ekuador bersikeras tetap melindungi Assange. Lantaran menjadi incaran, Assange tidak bisa keluar dari kedubes Ekuador di London selama enam tahun terakhir. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*