Moskow,LiputanIslam.com—Deputi Kemenlu Rusia, Sergei Ryabkov, mengatakan pada Rabu (24/1) bahwa Amerika sengaja memunculkan laporan-laporan yang belum terverifikasi secara jelas tentang penggunaan senjata kimia di Suriah untuk menghalangi upaya pemerintah Rusia mewujudkan perdamaian di Suriah.

Pernyataan Sergei ini datang setelah Sekjen As, Rex Tillerson, menyampaikan bahwa Moskow harus bertanggung jawab atas korban yang berjatuhan akibat penggunaan senjata kimia di luar Ibu Kota Damaskus Suriah.

Tak hanya belum teruji sedikit pun, klaim As ini bahkan telah ditepis langsung oleh pemerintah Suriah bahwa militernya tidak menggunakan senjata kimia untuk mengancurkan kelompok pemberontak yang mengancam keamanan di Suriah.

Perundingan damai untuk Suriah rencananya akan digelar Minggu depan di Sochi, Rusia. (fd/al-alam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*