Teheran,LiputanIslam.com-Presiden Iran dalam rapat kabinetnya menyatakan, tidak aneh bahwa Amerika dan Israel melakukan berbagai konspirasi di kawasan. Motifnya adalah keserakahan mereka atas minyak dan kekayaan sumber alam kawasan.

“Sebagai ganti minyak yang mereka curi, mereka menjual berbagai senjata kepada negara-negara kawasan. Pemerintah baru Amerika punya kemahiran khusus dalam menguras dompet negara-negara Teluk, terutama Saudi,”kata Hassan Rouhani.

Rouhani mengatakan, ia heran terhadap sikap Saudi terkait perlawanan rakyat Yaman. “Apakah kalian (Saudi) berharap rakyat Yaman tidak mengangkat senjata setelah mereka digempur begitu rupa? Hentikan agresi kalian dulu, kemudian lihat bagaimana reaksi rakyat Yaman. Kalian tidak mengizinkan PBB memberi bantuan obat dan makanan untuk mereka. Apakah ini tindakan Islami dan rasional?”tanyanya.

Presiden Iran juga mempertanyakan tindakan Saudi yang disebutnya intervensi dalam urusan internal Lebanon. Menurutnya, baru sekarang ada sebuah negara yang memaksa pejabat negara lain mengundurkan diri, agar ia bisa campur tangan dalam urusan negara tersebut.

Rouhani menyatakan, jika Saudi memiliki masalah internal, seharusnya ia memikirkan cara untuk mengatasinya, bukan malah menyeret negara-negara lain untuk terlibat dengan masalah yang dihadapinya.

“Kalian tahu kekuatan dan posisi Republik Islam Iran. Mereka yang lebih kuat dari kalian pun tak sanggup berbuat apa-apa di hadapan kami. Amerika dan para anteknya telah mengerahkan segala daya, namun tetap gagal menundukkan kami,”pungkas Rouhani. (af/alalam)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL