Tehran,LiputanIslam.com—Presiden Iran, Hassan Rouhani, hari ini mengatakan bahwa Iran harus mulai menjalankan kebijakan luar negerinya agar masyarakat dunia berjalan bersamanya ketimbang bersama Amerika Serikat.

“Kami tidak akan membiarkan AS mengembangkan sayapnya dan menjadi semakin kuat,” ucapnya pada Minggu (2/7) dalam sebuah pertemuan yang dilangsungkan di Pengadilan Iran.

“Kita harus membuat kebijakan luar negeri yang mampu menggerakkan masyarakat dunia untuk mengutuk dan berdiri melawan AS,” tambahnya.

Rouhani mengatakan bahwa “menjadi seorang revolusioner itu berarti mengasingkan Amerika Serikat dan berbicara kepada masyarakat dunia dengan cara seperti itu, agar mereka mau menerima wacana kita.”

Saat ini, AS telah terasingkan oleh masyarakat internasional karena telah mengajak mereka untuk menjatuhkan sangsi baru terhadap Republik Islam Iran terkait dengan isu pelanggaran perjanjian nuklir.

Rouhani menyampaikan bahwa PBB, Uni Eropa, dan banyak negara besar di dunia menghargai komitmen Iran dalam menjaga kesepakatan nuklir, sementara Amerika Serikat sendiri telah dipandang sebagai negara yang busuk dan kotor. (fd/alalam)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL