Hassan-RouhaniTeheran, LiputanIslam.com— Konferensi Internasional Persatuan Islam yang ke 29 digelar di Teheran sejak kemarin (27/12/2015), dan dihadiri oleh ulama-ulama baik Sunni dan Syiah dari berbagai belahan dunia. Hal utama yang akan didiskusikan dalam adalah mengupayakan solusi atas krisis yang dihadapi oleh negara-negara Muslim.

Presiden Iran Dr. Hassan Rouhani, yang berbicara pada acara pembukaaan, menyerukan persatuan di antara negara-negara Muslim.

“Tema konferensi ini adalah ‘Tantangan Dunia Islam’,” dan berbagai kemelut yang kita hadapi disebabkan karena kurangnya bersatuan di antara ummat Islam, yang dimanfaatkan oleh kekuatan adidaya untuk mendeskreditkan Islam sebagai agama yang penuh kekerasan,” ungkap Rouhani menunjukkan rasa prihatinnya.

Dia menambahkan bahwa kelompok-kelompok ekstremis telah mencoreng wajah Islam, dan hal ini hanya menguntungkan Israel dan Zionis internasional.

Baca juga: 400 Ulama Sunni dan Syiah Dunia Hadiri Konferensi Persatuan Islam di Iran

“Tidak ada lagi pilihan bagi kita selain bersatu. Kita harus mengagalkan siapapun yang hendak menjadikan Islam sebagai ‘agama horor’” serunya, seperti dilansir Almanar (28/12/2015).

Rouhani menekankan pentingnya untuk mengakhiri kebiadaban yang dilakukan oleh teroris seperti ISIS, yang menggunakan nama ‘Islam’ tetapi menyerang kaum Muslimin.

Konferensi ini digelar bersamaan dengan perayaan ‘minggu persatuan’ di Iran. Sunni merayakan hari kelahiran Nabi Muhammad Saw pada tanggal 12, sementara Syiah meyakini bahwa Nabi Muhammad Saw lahir pada tanggal 17. Untuk itu, Iran menetapkan minggu persatuan sebagai bentuk solidaritas, sehingga perayaan ini dimulai sejak Kamis (24/212/2015) lalu.

Konferensi digelar selama tiga hari berturut-turut, dan akan berakhir pada Selasa (29/12/2015). Tokoh-tokoh cendekiawan Muslim, menteri agama, perwakilan dari akadmisi dan pegiat budaya dari Iran dan negara-negara lainnya juga turut hadir.

Diharapkan, dengan adanya konferensi ini, solidaritas di sunia Islam lebih menguat. Dengan begitu, terjalin kedekatan dan keselarasan dalam menghadapi isu-isu agama yang beragam.

Ancaman terhadap dunia Islam yang timbul dari pemahaman takfiri dan sikap sekterian, masalah Palestina, juga menjadi fokus dalam acara ini. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL