Ramallah,LiputanIslam.com—Ribuan orang-orang Palestina turun ke jalan-jalan di berbagai kota pada Kamis (2/11) untuk menentang perayaan seratus tahun Deklarasi Balfour yang dianggap sebagai pemicu berdirinya negara Israel dan konflik di Palestina.

Presiden Palestina, Mahmud Abbas, pun mengecam deklarasi ini melalui tulisannya. Ia menyebut deklarasi ini sebagai tindakan “membentuk sebuah negara untuk kelompok tertentu, tetapi mengusir yang lain.”

Para pemimpin rakyat Palestina telah menyeru Inggris untuk segera meminta maaf atas deklarasi yang tersusun dari 67 kata itu. Mereka menyebut tindakan itu sebagai perampasan tanah Palestina untuk orang-orang Yahudi.

Sekitar 4.000 orang turut hadir dalam aksi protes tersebut. Sebagian menggelar aksinya di Gaza dan sebagian lagi di Ramallah. Sebagian demosntran ada yang melancarkan aksinya dengan cara membakar bendera Inggris.

Seorang pejabat senior Palestina, Mahmud al-Alul, mengatakan bahwa pemerintah Inggris harus meminta maaf.

“Belum pernah ada sebelumnya, penjahat yang merayakan kejahatan mereka sendiri,” ucapnya saat mengetahui perdana menteri Inggris bersikeras untuk merayakan deklarasi ini. (fd/dawn)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL