TelAviv,LiputanIslam.com-Dilansir dari kantor berita Reuters, dua periset mengungkap kecurangan yang dilakukan PM Israel demi meraih kemenangan dalam pemilu.

Menurut dua periset tersebut, Benyamin Netanyahu menggunakan ratusan akun palsu di media sosial Twitter.

Selain berkampanye untuk mendukung Netanyahu, akun-akun gadungan itu juga menyerang para rivalnya di pemilu Israel.

Berdasarkan jajak pendapat, Benny Gantz adalah rival utama Netanyahu. Mereka berdua bersaing ketat untuk memenangkan pemilu pada 9 April mendatang.

Sumber-sumber Reuters mengatakan, selain akun-akun yang dibuat dengan nama palsu di atas, kemungkinan besar ada akun-akun lain yang dibuat dengan tujuan serupa.

Sejak dimulainya kampanye, lebih dari 130 ribu tweet dipublikasikan oleh akun-akun palsu itu. Ratusan ribu tweet itu menargetkan lebih dari 2,5 juta penduduk di wilayah Palestina Terjajah.

Menurut Reuters, sejauh ini pihak Twitter belum berkomentar terkait penanganan akun-akun palsu yang mendukung Netanyahu tersebut.

Laporan ini menyebutkan, gelombang posting tweet dari akun-akun tersebut dimulai sejak Gantz dan koalisi pimpinannya menyatakan akan ikut dalam pemilu.

Banjir cuitan lain juga terjadi dua bulan lalu, yaitu saat jaksa umum Israel mengumumkan akan menjatuhkan dakwaan terhadap Netanyahu terkait kasus korupsi.

Netanyahu dituding telah menyimpan lebih dari 102 ribu dolar hasil penyalahgunaan uang pemerintah dalam rekening-rekening pribadinya.

Dia telah diinterogasi sebanyak 12 kali dalam kasus-kasus yang menyeret dirinya. Kasus-kasus itu dikenal media-media Israel dengan nama “File 1000,””File 2000,” dan “File 3000.” Netanyahu juga diperiksa terkait dengan kasus korupsi istrinya. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*