Kairo,LiputanIslam.com-Dilansir oleh al-Arabi al-Jadid, sumber-sumber yang dekat dengan kepresidenan Mesir menyatakan, Saudi dan UEA mengajukan tawaran menggiurkan agar Kairo bersedia mengirim pasukan ke Teluk Persia.

Sumber-sumber itu menyebut pembicaraan segitiga Mesir, Saudi, dan UEA terkait perkembangan terakhir di Teluk Persia, terutama pasca serangan atas 4 kapal tanker di perairan UEA dan serangan ke fasilitas minyak Saudi.

Namun, menurut sumber-sumber ini, terdapat perbedaan antara pandangan Mesir di satu sisi, dan pandangan Saudi serta UEA di sisi lain.

Mesir diminta Saudi untuk bersikap melawan Iran. Padahal, Kairo berkeyakinan bahwa cara ini tidak selaras dengan kebijakan-kebijakan regionalnya. Selain itu, Kairo juga menentang aksi permusuhan atas Teheran.

Seorang sumber diplomatik menegaskan, Kairo tidak bisa menutup mata bahwa saat ini pihaknya memiliki hubungan diplomatik, walau terbatas, dengan Teheran. Dengan demikian, Mesir akan keberatan untuk ikut bersama sejumlah negara Teluk dalam memusuhi Iran.

Sumber diplomatik lain mengatakan kepada al-Arabi al-Jadid, bahwa saat ini tengah berlangsung perundingan guna meyakinkan Mesir untuk mengirim pasukan ke Saudi dan UEA dalam misi latihan.

Saat ini, kata sumber tersebut, Mesir tak bisa mengabulkan permintaan di atas. Namun, iming-iming menggiurkan ekonomi dan minyak serta investasi Saudi dan UEA bisa saja mengelabui Mesir.

Menurut sumber ini, Saudi menawarkan perpanjangan masa pemberian minyak gratis dari Aramco untuk Mesir. Saudi juga menawarkan untuk tidak akan mengambil depositonya di bank pusat Mesir, walau masa pengambilannya sudah tiba. (af/alalam/tasnim)

Baca:

Harian Saudi Provokasi AS untuk Menyerang Iran

Atwan: Dengan Menyerang Iran, AS Buka Gerbang Neraka bagi Diri dan Sekutunya

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*