Raqqa,LiputanIslam.com-PBB dan lembaga-lembaga internasional diminta berperan untuk mengakhiri pengeboman pusat pelayanan umum dan infrastruktur Raqqa. Permintaan ini disampaikan deputi manajer Bulan Sabit Merah Suriah di kota ini.

Menurut Dina al-As’ad yang dikutip RT, jet-jet koalisi internasional membombardir gedung rumah sakit pemerintah di Raqqa pada Kamis malam (3/8). Serangan ini menghancurkan generator listrik, kendaraan milik rumah sakit, dan sejumlah bangunan di rumah sakit tersebut.

“Rumah sakit pemerintah ini sekarang di ambang kehancuran. Padahal rumah sakit ini melayani lebih dari 100 ribu warga Raqqa,”kata al-As’ad.

Menurutnya, rumah sakit ini tidak seharusnya menjadi sasaran. Al-As’ad mengatakan, ISIS memiliki rumah sakit dan klinik pengobatan sendiri. Tak satu pun dari mereka yang merujuk ke rumah sakit pemerintah.

“Raqqa kini berada di ambang kehancuran, bukan kebebasan,”ujarnya.

Al-As’ad menambahkan, tak ada lagi sekolah, masjid, atau toko roti yang masih utuh. Bahkan gedung-gedung pemerintah pun telah hancur. Begitu pula dengan sumur-sumur yang digunakan warga setelah terputusnya pasokan air dari perusahan air minum. Dia mengatakan bahwa kini hanya dua toko roti yang tersisa di Raqqa.

“Kebanyakan gedung-gedung enam tingkat di kawasan konflik telah rusak karena keberadaan para snipper ISIS di sana,”pungkasnya. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL