Yerussalem,LiputanIslam.com—Rakyat Palestina yang melaksanakan aksi demonstrasi di daerah West Bank pada Kamis (7/12) sempat mengalami bentrokan dengan pasukan Israel beberapa jam setelah Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan pengakuannya atas Yerussalem sebagai Ibu Kota Israel.

Bentrokan pun semakin melebar ke wilayah perbatasan Jalur Gaza. Warga Palestina yang mendekati perbatasan disambut dengan pasukan anti huru-hara Israel.

Media Israel melaporkan puluhan warga Palestina mengalami luka-luka karena bentrokan tersebut.

Militer Israel menyatakan bahwa mereka akan mengirim pasukan dengan jumlah yang lebih besar ke wilayah West Bank sebagai persiapan atas perkembangan situasi yang mungkin akan semakin memanas.

Berbagai media lainnya juga melaporkan bahwa polisi Israel juga diharapkan untuk berjaga di Kota itu.

Dalam sebuah wawancara dengan kantor berita Xinhua, seorang gadis Palestina (21) yang memimpin aksi protes di depan gerbang Kota Tua Damaskus mengatakan bahwa Yerussalem adalah milik Palestina dan rakyat Palestina tidak akan pernah menerima pengakuan tersebut.

Nardeen Mohammad, aktivis demonstrasi Palestina lainnya juga mengungkapkan kemarahannya atas pengakuan Trump bahwa Yerussalem sebagai Ibu Kota baru untuk Israel.

“Pengakuan ini merupakan pembangkangan atas semua hukum internasional yang mengakui Yerussalem dan wilayah beberapa wilayah Palestina lainnya berada di bawah penjajahan Israel. Mengubah ketetapan hukum ini dapat dianggap sebagai kejahatan perang,” ungkapnya.

Pada konferensi pers yang digelar pada Kamis, PM Israel Benjamin Netanyahu mengucapkan termakasih kepada Trump dan mengatakan bahwa pemindahan kedutaan AS dan yang lainnya hanya tinggal menunggu waktu saja.

“Israel sudah siap untuk menghubungi beberapa negara lain yang akan mendeklarasikan hal serupa,” tambahnya.

Namun berdasarkan atas resolusi PBB yang telah ada, status Yerussalem tetap akan ditentukan oleh Israel dan Palestina melalui berbagai negosiasi. (fd/ecns)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*