JermanBerlin, LiputanIslam.com — Ratusan masyarakat Jerman melakukan aksi demonstrasi di depan Konsulat Arab Saudi di Frankfurt, Jerman, menyuarakan protes mereka terhadap eksekusi yang dilakukan terhadap Syaikh Nimr Baqir al-Nimr.

Dengan membawa banner kecaman terhadap eksekusi, para demonstran meneriakkan yel-yel anti-Saudi.

Seperti diketahui, pada tanggal 2 Januari 2015, rezim Saudi mengeksekusi Syaikh Nimr bersama 46 orang lainnya dengan tuduhan melakukan terorisme. Eksekusi ini menyebabkan terjadi ketegangan antara Teheran dan Riyadh.

Sementara pada Jumat kemarin, anggota aktivis dari Amnesty Internasional juga melakukan aksi protes di depan Kedubes Saudi di Berlin. Mereka menyerukan agar Saudi membebaskan blogger Raif Badawi dan seorang aktivis yang bernama Waleed Abu al-Khair.

Badawi, yang dipenjara sejak tahun 2012, telah dijatuhi hukuman penjara selama 10 tahun dan 1.000 kali cambukan lantaran mengritik ideologi Wahabi di negerinya. Blogger usia 31 ini akan dicambuk dalam 20 tahap. Cambukan sebanyak 50 kali telah diterimanya pada Januari 2015.

Badai juga diwajibkan membayar denda sebesar $266.000 dan ia dilarang bepergian ke luar negeri selama 10 tahun jika telah keluar dari penjara.

Organisasi HAM internasional ini mengecam keras Saudi karena kegagalannya menegakkan HAM di negerinya. Rezim Saudi, secara konsisten telah memberlakukan kebijakan represif, melarang kebebasan berserikat, berkumpul dan mengemukakan pendapat. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL