Riyadh,LiputanIslam.com-Presiden Amerika, Donald Trump, menghubungi Raja Saudi, Salman bin Abdul Aziz, dan memberitahukan detail serangan rudal Amerika ke Suriah.

Kantor berita Saudi Press Agency (SPA) melaporkan, Raja Salman menyampaikan ucapan selamat atas serangan tersebut dan menyebutnya sebagai “langkah berani.”

Jumat dini hari (7/4), Amerika menembakkan puluhan rudal Tomahawk ke arah pangkalan udara al-Shayrat di Homs, Suriah. Agresi militer ini menghancurkan 9 jet tempur Suriah dan menewaskan 9 orang, empat di antara mereka adalah anak-anak.

Parlemen Mesir Kutuk Agresi Amerika ke Suriah

Nashwa al-Deeb, seorang anggota parlemen Mesir, menyebut serangan Amerika ke Suriah sama dengan serangan terhadap tentara Mesir dan mengancam keamanan nasional. Menurutnya, agresi ini akan melapangkan jalan proyek Israel-Amerika terkait “Timur Tengah Baru”.

“Serangan Amerika terhadap kedaulatan sebuah negara anggota PBB dan Liga Arab, membuktikan bahwa Amerika adalah pendidik dan pelindung teroris,”ungkap al-Deeb.

Anggota wanita parlemen Mesir ini menyatakan, agresi Amerika justru akan memperkuat Suriah dan melipatgandakan tekad bangsa Arab untuk melawan.

Ahmad Tantawi, anggota lain parlemen Mesir, menyebut agresi Amerika sebagai kelanjutan konspirasi terhadap Suriah. “Hal seperti ini sudah diduga akan dilakukan Amerika,”ungkapnya.

Tantawi menegaskan, agresi ini akan memperpanjang krisis Suriah. “Satu-satunya yang akan merugi adalah rakyat Suriah. Mereka terlunta-lunta akibat kebijakan Amerika mendukung kelompok bersenjata dan menolak solusi politik,”pungkasnya. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL