Rabbi David Lau (foto:maannews)

Rabbi David Lau (foto:maannews)

Bethlehem,LiputanIslam.com– Situs berita Maan News melaporkan, David Lau, Rabbi Agung Israel, kemarin (5/12) mengungkapkan penentangannya terhadap larangan azan di masjid-masjid Palestina.

Lau mengaku, ia sedang berupaya melobi para tokoh agama Yahudi. Tujuannya adalah menekan para pembuat undang-undang Israel agar mencabut larangan azan ini.

“Kita harus mencegah pelaksanaan aturan semacam ini, sebab ini mengancam kebersamaan kita yang sudah rapuh dengan warga Palestina,”jelasnya.

Menurut Lau, larangan pengumandangan azan ini tak memiliki dasar agama. Dia mengatakan,”Ada solusi-solusi lain yang bisa dilakukan terkait masalah ini.”

Sebelum ini, Rabbi Agung Israel ini juga mengecam serbuan warga pemukiman Yahudi ke Masjid Aqsha. Menurut dia, warga Yahudi dilarang memasuki masjid yang disucikan muslimin tersebut.

16 November lalu, parlemen Rezim Zionis telah mengesahkan draft legalisasi pembangunan pemukiman Yahudi. Namun draft ini harus melalui tiga tahap pengesahan sebelum menjadi undang-undang.

Masyarakat dunia menganggap pembangunan pemukiman Yahudi di Palestina sebagai tindak ilegal. Proyek ini disebut sebagai penghalang besar terwujudnya perdamaian di Palestina.

Larangan pengumandangan azan dari seluruh tempat muslimin, khususnya masjid, telah memicu amarah negara-negara Islam dan Arab. Sejumlah lembaga Zionis pun turut mengecam larangan ini. (af/yjc/maannews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL