Doha,LiputanIslam.com-Hamd bin Jassim Al Thani, mantan menlu Qatar, menyatakan bahwa Saudi mendukung program Amerika dan Israel untuk mengganggu Iran. Dia juga menyebut Menhan Saudi sebagai orang idiot.

Menurut laporan situs al-Ittihad, Al Thani dalam wawancara dengan sebuah stasiun televisi Kanada mengatakan,”Ya, kadang kami keliru dalam sebagian pertimbangan politik di kawasan. Namun, kekeliruan ini kami lakukan demi menarik simpati saudara-saudara kami di Teluk (Persia).”

Al Thani mengakui, Qatar sempat menjadi sekutu Saudi dalam agresi tak berperikemanusiaan atas Yaman. “Namun, ketika kami menyesali keikutsertaan ini dan menuntut penghentian perang yang gagal dari segi politik dan lapangan ini, kami berubah menjadi musuh Saudi,”ujarnya.

Mantan menlu Qatar juga menanggapi kemelut antara Doha dan Riyadh. Menurutnya, tindakan Saudi menunjukkan bahwa para pejabat negara ini masih mentah dan belum berpengalam di bidang politik.

Al Thani mengklaim bahwa Qatar tidak pernah mendukung terorisme dan akan terus memeranginya. Dia mengatakan,”Kebanyakan teroris adalah orang Saudi atau yang pernah belajar di masjid-masjid Saudi.”

Dia menganggap remeh ancaman yang dilontarkan Muhammad bin Salman, Menhan Saudi, kepada Qatar.

“Kami tidak perlu merespon ancaman seorang pemula dan idiot. Semua kekalahan dan kerugian yang diderita koalisi Saudi di Yaman disebabkan ketidakbecusan idiot ini (Bin Salman). Benar bahwa Qatar kecil dari sisi geografis, tapi memiliki kedudukan besar di dunia,”pungkasnya. (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL