Doha,LiputanIslam.com—Seorang pejabat Qatar di Doha mengatakan pada Rabu (7/6), bahwa negaranya sudah memulai pembicaraan dengan Iran dan Turki seputar penyediaan pangan dan air setelah suplier sebelumnya, Saudi Arabia dan Uni Emirat Arab, memutus hubungan perdagangan dan diplomatik dengan negara tersebut sejak awal minggu ini.

Sebagaimana dikutip oleh Reuters bahwa salah seorang pejabat yang enggan disebutkan namanya karena sensitifitas objek yang sedang dibicarakan, mengatakan bahwa “Kami sedang melakukan pembicaraan dengan Turki, Iran, dan beberapa negara lainnya.”

“Suplai makanan dan minuman akan diangkut melalui jalur udara menggunakan pesawat terbang Qatar,” tambahnya.

Pejabat tersebut mengatakan bahwa berbagai market di Qatar masih menyediakan suplai gandum untuk empat minggu ke depan dan pemerintah juga masih menyimpan cadangan makanan dalam jumlah besar di Doha.

Di sisi lain, petinggi pejabat pertanian Iran, seperti dikutip oleh media lokal, menyatakan bahwa Iran dapat mengirimkan persediaan makanan untuk Qatar dengan menggunakan kapal. Pejabat tersebut menegaskan bahwa hanya butuh waktu 12 jam agar persediaan makanan tersebut tiba di Qatar.

Qatar juga telah menggunakan wilayah udara Iran setelah terjadinya krisis dengan Arab Saudi dan beberapa negara teluk lainnya. Rute penerbangan yang biasanya ditempuh melalui Saudi, Mesir, dan Kuwait, kini bisa dilakukan melalui Iran, Iraq, dan Yordania. “Bahkan penerbangan ke Eropa Utara pun bisa melewati Iran”, pungkas pejabat transportasi Iran tersebut. (fd/Presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL