Doha,LiputanIslam.com-Pemerintah Qatar menginstruksikan penutupan kedubes Chad di Doha. Langkah ini diambil sebagai balasan atas tindakan serupa yang dilakukan Chad terhadap kedubes Qatar.

Kemenlu Qatar mengultimatum para diplomat Chad untuk menghentikan aktivitas dan angkat kaki dari Doha dalam waktu 72 jam.

Ini adalah reaksi Qatar setelah para diplomatnya diberi waktu 10 hari oleh pemerintah Chad untuk meninggalkan negeri tersebut. Chad menuduh Qatar menyalahgunakan situasi di Libya dan mengganggu stabilitas. Sejauh ini, Chad belum memberikan penjelasan rinci terkait tuduhannya kepada Qatar.

Staf media kemenlu Qatar menyatakan, tindakan pemerintah Chad diambil karena diperas sejumlah negara. Tujuannya adalah agar Chad bergabung dengan negara-negara yang memblokade Qatar.

Sebelum ini, kemenlu Chad mengkritik kebijakan luar negeri Qatar dan memanggil dubesnya dari Doha. Chad juga meminta Qatar mengakhiri aktivitas-aktivitas ‘destruktifnya.’

Sebelum Chad, negara-negara lain seperti Mesir, UEA, Saudi, Djibouti, dan Yordania telah merevisi hubungan mereka dengan Qatar. Dalam beberapa kasus, revisi hubungan ini berujung pada pemutusan hubungan diplomatik dan pengusiran dubes.

Qatar dan UEA mendukung kelompok-kelompok yang menggulingkan Muammar Qadhafi pada tahun 2011. Saat ini, dua negara tersebut mendukung dua kelompok rival yang bermusuhan di Libya. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL