Teheran,LiputanIslam.com-Usai serangan rudal pejuang Yaman ke Riyadh, Saudi bereaksi dengan menuduh Iran sebagai provokator serangan tersebut. Koalisi Saudi dalam statemennya menyatakan, serangan rudal itu adalah bentuk ‘pernyataan perang Iran’ kepada Saudi.

Kementerian Luar Negeri Iran segea bereaksi terhadap pernyataan koalisi agresor Yaman pimpinan Saudi itu. Melalui jubirnya, Kemenlu Iran menyatakan bahwa tuduhan koalisi Saudi atas Iran adalah tuduhan provokatif, destruktif, dan tidak bertanggung jawab.

Bahram Qassemi menyinggung kejahatan perang dan agresi koalisi Saudi terhadap rakyat Yaman dalam beberapa tahun terakhir. Menurut Qassemi, reaksi rakyat Yaman dalam membalas serangan pihak agresor adalah tindakan independen. Faktornya adalah agresi pihak koalisi atas negara tersebut, bukan provokasi dari negara lain.

Qassemi mengatakan, Saudi tidak sanggup meraih tujuannya setelah sekian tahun melakukan agresi militer ke Yaman. “Saudi melakukan psy war dengan cara melayangkan tuduhan dusta dan tak berdasar (kepada Iran,red), yang justru membuat koalisi pecundangnya kian terjepit,”lanjut Qassemi.

“Saran kami untuk Saudi adalah menyingkirkan fitnah dan tuduhan tak berdasar, serta mengakhiri agresi atas rakyat tak berdosa Yaman sesegera mungkin. Lapangkan jalan untuk dialog antara sesama kelompok Yaman demi mewujudkan perdamaian di negara tersebut,”pungkasnya. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL