Riyadh,LiputanIslam.com-Raja Saudi, Salman bin Abdul Aziz, mengeluarkan instruksi baru berupa pembentukan instansi bernama “Kepala Intelijen Negara.”

Mulai saat ini, semua aktivitas terkait badan intelijen dan keamanan Saudi akan diawasi instansi baru ini. Instansi ini juga akan menjalin kontak dan kerjasama dengan pemimpin kabinet pemerintah Saudi (raja Saudi).

Berdasarkan instruksi kerajaan ini, kantor pusat pasukan keamanan, unit khusus, dan komando pesawat keamanan harus bergabung dengan instansi Kepala Intelijen Negara Saudi.

Raja Salman mengangkat Letjen Abdul Aziz bin Muhammad al-Huwairaini sebagai pemimpin baru instansi keamanan. Jabatan ini setingkat dengan jabatan menteri.

Instruksi ini praktis mencabut semua kewenangan keamanan dari Kementerian Dalam Negeri yang dipegang oleh keponakan Muhammad bin Nayef.

Raja Salman pada 21 Juni 2017 melengserkan Muhammad bin Nayef dari posisi putra mahkota dan jabatan lain, termasuk menteri dalam negeri. Posisinya sebagai menteri dalam negeri diambil alih keponakannya yang baru berusia 32 tahun, Abdul Aziz bin Saud bin Nayef.

Instruksi Raja Salman yang dirilis Kamis ini (20/7) juga meliputi pengangkatan Letjen Suhail al-Muthairi sebagai komandan Unit Pengawal Kerajaan Saudi. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL