Hamburg,LiputanIslam.com-Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengadakan konferensi pers setelah berakhirnya pertemuan G-20 di Hamburg, Jerman. Dalam konferensi pers tersebut, Putin mengatakan,”Kami telah sepakat dengan Donald Trump terkait pembentukan tim untuk pengawasan keamanan cyber.”

Putin menyatakan, Ukraina dan Rusia memiliki sejumlah kepentingan bersama dalam kerjasama ekonomi. Namun dia menyayangkan penolakan para pemimpin Ukraina saat ini terhadap kerjasama tersebut.

Terkait masalah Suriah, Putin berkata,”Washington sudah lebih realistis tentang masalah Suriah. Masalah ini telah dibahas secara luas dalam pertemuan di Hamburg.”

“Rex Tillerson, menteri luar negeri Amerika, bukan warga Suriah. Jadi dia tidak berhak bicara tentang masa depan negara ini. Yang menentukan masa depan Assad dan Suriah adalah warga negara itu, bukan menteri luar negeri Amerika,”tegas Putin.

Saat ditanya soal kemelut Qatar, Putin menyatakan bahwa dia tak pernah membahasnya bersama kepala-kepala negara lain dalam pertemuan Hamburg.

Dalam jumpa pers tersebut, Putin juga bicara soal tuduhan intervensi Rusia di pilpres Amerika. Dia mengatakan,”Yang saya pahami dari pembicaraan Trump, dia telah menerima argumen kami bahwa Rusia tidak mencampuri pilpres Amerika. Namun sebaiknya kalian (wartawan) bertanya sendiri kepadanya.” (af/yjc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL