Moskow,LiputanIslam.com-Vladimir Putin pada Selasa (18/12) menyatakan,  senjata-senjata baru negaranya akan membuat pihak-pihak lain berpikir keras untuk menyerang Rusia.

Menurut Putin, saat ini kekuatan nuklir Rusia sudah diperkuat secara signifikan. Sekitar 82 persen dari peralatan perang tentara Rusia juga sudah dimodernisasi.

Dalam pidatonya di hadapan para perwira tinggi militer Rusia, Putin menegaskan bahwa Washington menuduh Moskow melanggar kesepakatan INF (Intermediate-range Nuclear Forces). Padahal, AS sendiri telah lama melanggar kesepakatan tersebut, yaitu saat Washington menempatkan senjata jenis itu di Eropa, terutama Hungaria.

Ia menyatakan, Rusia selalu siap berdialog untuk meningkatkan keamanan dunia. Jika tuduhan terhadap Rusia dicabut, Moskow bersedia berunding lagi dengan AS untuk mencapai kesepakatan yang lebih baik.

“Jika AS keluar dari perjanjian pelarangan rudal nuklir jarak menengah, Rusia terpaksa mengambil langkah balasan demi kepentingan rakyatnya,”ujar Putin.

Dia menyebut NATO tengah meningkatkan kekuatan militernya di sekitar perbatasan Rusia; sebuah tindakan yang dinilainya membahayakan keamanan regional, terutama di Semenanjung Krimea.

Putin jugamenyinggung kehadiran tentara Rusia di Suriah dalam rangka menumpas terorisme di negara tersebut. Menurutnya, kelompok-kelompok teroris telah menerima pukulan berat di Suriah.

“Kita tengah berusaha menghidupkan Suriah sebagai sebuah negara yang dipenuhi dengan kedamaian,”tandasnya. (af/alalam/fars)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*