anak-isis2Kabul, LiputanIslam.com — Puluhan ribu anak laki-laki diperjual belikan sebagai pelaku bom bunuh diri seharga £30.000. Transaksi ini terjadi di kamp-kamp wilayah Pakistan. Di saat yang bersamaan, kelompok teroris Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) merilis video propaganda, dengan menampilkan ‘jihadis cilik’ yang mungkin hanya berusia lima tahun.

Lebih dari 200 kamp pelatihan untuk anak-anak dilaporkan sedang diselidiki oleh pihak kepolisian. Meskipun belum diketahui kamp pelatihan anal-anak ini berafiliasi dengan kelompok teror tertentu, namun telah jamak diketahui bahwa ISIS merekrut dan memaksa anak-anak dan remaja bergabung dengan mereka.

Salah satu korban perdagangan ini menceritakan bahwa ia ditangkap ketika berada di jalanan, lalu dipenjara oleh orang-orang bersenjata di wilayah yang berbatasan dengan Afghanistan.

Remaja usia 16 tahun ini menceritakan, bahwa ia dicuci otak bersama tawanan lainnya. Orang yang melakukan bom bunuh diri digambarkan sebagai pahlawan.

Korban, yang berasal dari Lahore mengaku bahwa ia dibuang oleh keluarganya. Dan si pendulik-lah yang kini menjadi keluarganya.

Dari narasumber di salah satu masjid London, yang identitasnya tidak diungkap menerangkan, “Saya diberitahu oleh dua sumber bahwa Anda bisa membeli seorang pelaku bom bunuh diri seharga £ 30.000,” rilis Alalam, (06/1/2016)

“Dan jika ada anak-anak yang tidak bisa dicuci otak, maka merekapun diancam, keluarganya akan dibunuh jika mereka tidak mau melakukan bom bunuh diri.”

“Ada sekitar 200 anak di dalam kamp itu. Sehingga jumlah dari seluruh anak-anak yang ditawan mungkin mencapai puluhan ribu,” terangnya. (ba)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL