TelAviv,LiputanIslam.com-Media-media Israel pada Rabu (14/11) mengabarkan pengunduran diri menteri perang Rezim Zionis. Pasca pengunduran diri, Avigdor Lieberman meminta dari Benyamin Netanyahu agar segera mengadakan pemilu dini.

Keputusan pengunduran diri Lieberman diambil menyusul kebijakan kabinet Israel untuk memberlakukan gencatan senjata. Faktor lainnya adalah menurunnya popularitas Lieberman akibat peristiwa Gaza dan ketidakmampuannya memperoleh hasil yang diharapkan (di hadapan poros perlawanan Palestina).

Periode agresi Rezim Zionis ke Gaza, yang telah berlangsung selama dua hari, berakhir pada Selasa malam (13/11) dengan disepakatinya gencatan senjata. Dalam serangan balasan pejuang Palestina terhadap agresi Israel, mereka sukses memaksa penduduk Yahudi di sekitar Gaza dan kota Ashkelon melarikan diri ke tempat perlindungan. Kelompok perlawanan Palestina juga dinilai berhasil dalam mempertahankan diri dari serangan tentara Israel.

Di lain pihak, warga Zionis di kota Sderot melakukan demo menentang gencatan senjata tersebut, Demo itu berujung pada kericuhan dan bentrok pengunjuk rasa dengan polisi Israel. Menurut para pengamat, demo ini adalah pertanda lain kekalahan Rezim Zionis di Jalur Gaza.

Pusat komando gabungan kelompok perlawanan Palestina pada Selasa malam mengumumkan, upaya Mesir telah membuahkan gencatan senjata. Namun, Palestina hanya akan  berkomitmen dengan kesepakatan itu selama Israel melakukan hal serupa. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*