Paris,LiputanIslam.com—Presiden Prancis, Emmanuel Macron tegur rekan Amerikanya, Donald Trump, bahwa semua pihak harus menghormati semua poin yang ada dalam perjanjian pengembangan nuklir Iran.

Teguran ini disampaikan oleh Macron kepada Trump pada Kamis (11/1) melalui telepon. Macron menyampaikan bahwa Prancis akan memantau berjalannya persetujuan seputar program nuklir yang dikembangkan oleh Iran dan ia menyeru semua pihak yang terlibat untuk menghormati setiap poin dalam perjanjian itu.

Sementara itu, Trump membalas teguran Macron dengan mengatakan bahwa Iran harus berhenti melakukan stabilisasi di kawasan teluk. Pada Kamis pagi, Uni Eropa telah menegaskan tekadnya untuk menjaga kesepakatan nuklir Iran dari ancaman Amerika.

Tekad itu tercapai setelah menlu Iran, Mohammad Javad Zarif melakukan pertemuan dengan kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Federica Mogherini, beserta menlu Jerman, Prancis, dan Inggris. Mereka semua, secara Bersama-sama, bersikukuh untuk mempertahankan persetujuan nuklir Iran (JCPOA) yang telah ditandatangani pada 2015 silam.

Perseteruan seputar program nuklir Iran ini muncul setelah Donald Trump menuduh Iran telah melanggar poin-poin yang terhimpun dalam JCPOA serta membangun pengaruhnya di kawasan Timur Tengah.

Menyikapi hal itu, Iran dan anggota JCPOA lainnya dengan tegas melawan tuduhan sepihak AS dan berkomitmen untuk tetap menghormati isi persetujuan, serta memberikan izin kepada Iran untuk mengembangkan program nuklirnya dengan tujuan damai. (fd/Presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*