Abuja,LiputanIslam.com-Polisi Nigeria menyerang para pendukung Syekh Zakzaky yang melakukan aksi damai untuk menuntut pembebasannya. Rabu (25/1), mereka turun ke jalan di Abuja, ibukota Nigeria, dan meminta pemerintah segera membebaskan Syekh Zakzaky.

Aksi damai ini berubah menjadi ajang kekerasan saat polisi Nigeria menyerang para pengunjuk rasa. Mereka membubarkan kerumunan dengan menggunakan gas air mata.

Tuntutan pembebasan Syekh Zakzaky bukan hanya disuarakan para pengikutnya, tapi juga oleh Uni Eropa. Ini sejalan dengan perintah Pengadilan Federal Nigeria yang telah menitahkan agar pemimpin IMN ini dikeluarkan dari penjara.

Meski demikian, pemerintah Nigeria tetap bergeming. Mereka berkilah, pembebasan Syekh Zakzaki bukan maslahat bagi bangsa. Minggu (22/1) lalu, Mohammad Buhari, Presiden Nigeria mengatakan,”Kepentingan masyarakat mengharuskan kami tidak melaksanakan perintah pembebasan Zakzaky.”

Dia menyatakan, istri Syekh Zakzaky dinyatakan bebas dan bisa meninggalkan suaminya!

Militer Nigeria menyerang tempat perkumpulan Syekh Zakzaky pada 14 Desember 2015. Serangan brutal mereka menewaskan dan melukai sejumlah orang, termasuk Syekh Zakzaky. Sejak saat itu, dia beserta istri dan sejumlah pengikutnya ditahan hingga hari ini. (af/presstv/abna)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL