Naypyidaw,LiputanIslam.com-Media-media lokal Myanmar mengabarkan, presiden Myanmar, Htin Kyaw, secara mendadak mengundurkan diri dari jabatannya. Mulai hari ini, urusan negara akan dipegang oleh wakilnya.

Kantor kepresidenan Myanmar mengumumkan, “kelelahan dan tekanan kerja” adalah penyebab Kyaw mengundurkan diri.

Berdasarkan UUD Myanmar, pengganti Kyaw harus segera dipilih dalam jangka waktu tujuh pekan kerja ke depan.

Hingga terpilihnya presiden baru oleh parlemen nasional, wakil Kyaw, Myint Swe, akan menjadi presiden sementara.

Pengunduran diri ini terjadi di tengah meningkatnya tekanan pemerintah Myanmar terhadap minoritas Muslim di kawasan Rakhine.

Gelombang kekerasan terhadap etnis Rohingya terjadi sejak Agustus tahun lalu, hingga memaksa ribuan dari mereka menyelamatkan diri ke Bangladesh, negara tetangga Myanmar.

Terdapat banyak laporan terkait pembantaian massal, pemerkosaan, penyiksaan, dan pembakaran rumah-rumah warga Rohingya oleh serdadu militer Myanmar.

Menurut laporan-laporan resmi, lebih dari 650 ribu warga Rohingya telah mengungsi ke Bangladesh. Sementara lebih dari enam ribu jiwa telah terbunuh akibat kekerasan yang dilakukan militer Myanmar. (af/alalam)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL